#Cara Menghitung BEP, PBP dan ROI (Rumus Wajib)
BEP (Break Even Point) adalah jumlah produk yang harus dijual untuk memenuhi penutupan modal
·
PBP
= Total
Investasi (Penanaman Modal) / Laba Per
Bulan
PBP (Pay Back Period) ini adalah jangka waktu
pengembalian modal dalam usaha kita
Contoh = = 100 Juta : 15 Juta =6,7 Bulan
·
ROI
(Return On Investment) = (Laba
per Bulan / Total Investasi) x 100 %
Contoh= (15
Juta : 100 Juta) x 100% = 15%
Note: ROI seharusnya diatas 5%
Contoh Kasus:
Ada sebuah usaha nasi goreng dengan
rincian sebagai berikut:
Harga Jual = 15.000
Harga Produksi = 5.000
Investasi Dana = 50 Juta
Sewa Tempat = 10 Juta/ Tahun
Gaji Pegawai = 1,5 Juta/Bulan
Biaya lain-lain = 500 ribu/Bulan
Target minimal penjualan sebanyak 30
Piring setiap harinya, maka
Berapa
BEP,PBP, dan ROI nya?
·
BEP
Jumlah
Pengeluaran per Hari :
Sewa
Tempat = 10 Juta / 366 Hari = 28 Ribu
Gaji
Pegawai = 1,5 Juta / 30 Hari = 50 Ribu
Biaya
Lain-Lain = 500 Ribu / 30 Hari = 17 Ribu
Total
investasi = 50 Juta / 365 Hari = 137 Ribu
Total
Pengeluaran = 232.000/Hari
Maka
untuk BEP nya :
Laba
per piring = Harga Jual - Harga Produksi
= 15.000-5.000 = 10.000
Dengan
Laba sejumlah tersebut, BEP = 232 ribu : 10 ribu =23
Piring
Jadi,
jumlah produk (nasi goreng) yang harus terjual setiap harinya untuk memenuhi
penutupan modal adalah sebanyak 23 Piring Nasi Goreng
·
PBP
Dengan soal yang menyatakan bahwa setiap
harinya, usaha tersebut memiliki target untuk menjual setidaknya 30 piring
setiap harinya, maka laba/bulannya adalah
10ribu x 30 piring x 30 hari = 9 Juta
Jadi, PBP =
50 Juta : 9 Juta = 5,5 Bulan
·
ROI
= (9
Juta / 50 Juta) x 100% = 18%
Wih, mantep kan ROI nya J
untuk contoh studi kasus diatas
Note: Semakin besar ROI maka semakin besar peluang
untuk menarik perhatian investor

Komentar
Posting Komentar